Didukung Oleh :
admin@banksampahbambuapus02.org
Admin 2022-10-05

Tim PPK Ormawa Universitas BSI Ajak Masyarakat Olah Sampah Jadi Barang Nilai Seni Dan Ekonomis

Universitas BSI menjelaskan bahwa crafting sampah merupakan salah satu program pendukung yang diusung, sebagai metode pengolahan sampah yang digunakan untuk mengubah sampah menjadi barang bernilai seni dan ekonomis.

 

“Kegiatan sosialisasi crafting sampah ini dilakukan kepada komunitas Madam RT 10 di Kawasan RW 02, kelurahan Bambu Apus. Crafting sampah menghasilkan beberapa jenis seperti buket bunga. Melalui kegiatan ini, kita mengajak para ibu rumah tangga untuk mengolah sampah sehingga dapat mengurangi limbah sampah plastik ataupun kertas,” ujar Fadhil dalam keterangan rilis, Selasa (5/10).

Olah Sampah Jadi Barang Nilai Seni dan Ekonomis

Lanjutnya, antusias ibu rumah tangga dalam mempraktekan crafting sampah, membuat pelatihan ini akan terus dilaksanakan sehingga masyarakat bisa terus memberdayakan sampah menjadi nilai seni yang dapat di jual kembali.

Sementara itu, Hani selaku peserta sosialisasi crafting sampah menanggapi bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang ibu rumah tangga. Apalagi sampah juga menjadi persoalan yang tidak habisnya di negeri ini.

">

Tim Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (ormawa) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses mengadakan sosialisasi crafting sampah di kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (23/9).

Fadhil selaku ketua panitia PPK Ormawa Universitas BSI menjelaskan bahwa crafting sampah merupakan salah satu program pendukung yang diusung, sebagai metode pengolahan sampah yang digunakan untuk mengubah sampah menjadi barang bernilai seni dan ekonomis.

“Kegiatan sosialisasi crafting sampah ini dilakukan kepada komunitas Madam RT 10 di Kawasan RW 02, kelurahan Bambu Apus. Crafting sampah menghasilkan beberapa jenis seperti buket bunga. Melalui kegiatan ini, kita mengajak para ibu rumah tangga untuk mengolah sampah sehingga dapat mengurangi limbah sampah plastik ataupun kertas,” ujar Fadhil dalam keterangan rilis, Selasa (5/10).

Olah Sampah Jadi Barang Nilai Seni dan Ekonomis

Lanjutnya, antusias ibu rumah tangga dalam mempraktekan crafting sampah, membuat pelatihan ini akan terus dilaksanakan sehingga masyarakat bisa terus memberdayakan sampah menjadi nilai seni yang dapat di jual kembali.

Sementara itu, Hani selaku peserta sosialisasi crafting sampah menanggapi bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang ibu rumah tangga. Apalagi sampah juga menjadi persoalan yang tidak habisnya di negeri ini.